top of page

Selamat Datang di Konawe Utara

Destinasi Wisata

Pulau Labengki

Taman Wisata Laut Pulau Labengki

 

Pulau Labengki yang masuk dalam wilayah administratif Kabupaten Konawe Utara ini merupakan destinasi wisata bahari yang tidak kalah indahnya bila dibandingkan dengan Wakatobi ataupun Raja Ampat. Kepulauan Labengki terletak di Desa Labengki Kecamatan Lasolo, yang termasuk dalam kawasan Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Teluk Lasolo dengan luas 81.800 Ha.

 

Kepulauan Labengki terdiri dari beberapa pulau besar dan pulau-pulau kecil, seperti Labengki Besar, Labengki Kecil, Pulau Namira, Akila dan Pulau Mauang, sedangkan pulau-pulau kecil terdiri sekitar 20 pulau yang belum memiliki nama. Pulau yang memiliki populasi adalah Labengki Kecil dan Pulau Mauang. Pulau Labengki Kecil ini merupakan pulau yang berpenghuni terbanyak sekaligus sebagai Pusat Pemerintahan Desa Labengki dibanding pulau-pulau lainnya di kawasan Teluk Lasolo ini.

 

Pulau Labengki menawarkan panorama eksotis, perairan tenang, jernih, dikelilingi bukit-bukit berbatu dengan hutan hijau dan tanaman anggrek. Keanekaragaman hayati di bawah airnya pun luar biasa. Puluhan pantai pasir putih tersebar di setiap sudut pulau, dengan air jernih dan hamparan karang berwarna-warni. Pesona bawah lautnya sungguh indah dengan bermacam-macam biota yang masih sehat, baik koral beraneka bentuk, ikan berbagai jenis yang berwarna-warni, dan yang khas di perairan Pulau Labengki adalah kerang raksasa (kima).

 

Beberapa spesies kima yang hidup di sekitar perairan Labengki adalah Tridacna Maxima, Tridacna Derasa, Tridacna Squamosa, Tridacna Crocea, Tridacna Kimaboe, Hippopus-hippopus, dan Hippopus Porcellanus. Perairan Labengki menjadi habitat ideal bagi kima karena banyak terdapat karang di lembah-lembah dasar laut. Aktivitas yang dapat dilakukan di Pulau Labengki adalah menyelam (diving), snorkeling, memancing, trekking ke dalam hutan yang masih alami, dan tentu saja photo hunting.

 

Puluhan pantai pasir putih yang tersebar di setiap sudut pulau dikombinasikan dengan air jernih dan hamparan karang yang berwarna-warni dan berbagai pulau-pulau kecil yang mengelilingi daerah pulau, membuat Labengki menjadi surga bagi pencinta Diving, Snorkeling, Fisher, Climbers dan berpetualang. Beberapa titik menyelam memiliki arus kuat, sangat cocok memacu adrenalin, drift diving di tengah pemandangan bawah laut yang sangat menakjubkan.

 

Akses menuju ke Labengki dapat melalui darat menuju ke Utara (Kabupaten Konawe Utara), dari Bandara Haluoleo Kendari melalui jalur Trans Sulawesi yang menghubungkan Provinsi Sulawesi Tenggara dan Provinsi Sulawesi Tengah hingga tiba di 3 dermaga alternatif menuju Pulau Labengki, masing-masing : Dermaga Sawa Beach Resort di Desa Matanggonawe Kecamatan Sawa dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam; Dermaga Tinobu yang berada di Kelurahan Tinobu Kecamatan Lasolo sekitar 2- 2,5 jam; dan Dermaga Molawe di Kelurahan Molawe Kecamatan Molawe yang hanya berjarak tempuh 15 menit dari Kelurahan Tinobu, Kecamatan Lasolo. Wisatawan dapat melanjutkan dengan menggunakan kapal motor milik nelayan setempat atau menyewa speed-boat yang pada umumnya mencapai 2 - 3 jam jika menggunakan perahu motor lokal dan 1 - 1,5 jam dengan menggunakan speed-boat hingga tiba di Pulau Labengki.

 

Wisata bahari di Kepulauan Labengki tentunya cocok bagi wisatawan yang gemar petualangan. Sebagian turis memberi julukan Pulau Labengki sebagai surga baru tujuan wisata di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Labengki Islands Marine Tourism Park

 

Labengki Islands which entered to the administrative territory of North Konawe Regency of Southeast Sulawesi Province are a maritime destination that is quite beautiful compare to Wakatobi or Raja Ampat. Labengki Islands are located in Labengki Village of Lasolo District, which are included within the Marine Tourism Park (TWAL) of Lasolo Gulf with an area of 81,800 ha.

 

Labengki Island consists of several islands and islets, such as the Islands of Labengki Besar, Labengki Kecil, Namira, Akila and Mauang, while the islets consist of about 20 islets that do not have a name. The islands that have a population are Labengki Kecil and Mauang. Labengki Kecil Island is the largest inhabited island as well as Labengki Village Administration Center compared to other islands in Lasolo Gulf.

 

Labengki Island offers a panorama of exotic, calm and clear waters, surrounded by rocky hills with green forest and orchids. Bio-diversity in the bottom of the water is incredible. Dozens of white sand beaches are scattered in every corner of the island, with crystal clear water and colorful coral overlay. The enchantment under the sea is so beautiful with a variety of biota that are still healthy, both coral of different shapes, various types of colorful and distinctive fish, and the typical species in Labengki Island waters are giant clams (kima).

 

Some species of clams that live in the waters around Labengki are Tridacna maxima, T. derasa, T. squamosa, T. crocea, T. kimaboe, Hippopus hippopus, and H. porcellanus. Labengki waters become ideal habitat for clams because there are lots of coral in the valleys of the seabed. Activities that can be done on Labengki Island are diving, snorkeling, fishing, trekking into unspoiled forest, and of course photo hunting.

 

Dozens of white sand beaches scattered in every corner of the island combined with crystal clear water and the expanse of colorful coral and a variety of small islands that surround the island, are making Labengki to become a paradise for lovers of Diving, Snorkeling, Fisher, Climbers and Adventurers. Some diving spots have strong currents, very suitable for adrenaline pumped; drift diving in the middle of underwater scenery is fabulous.

 

Access to the Labengki can by road to get to the North (North Konawe Regency), from Haluoleo Airport of Kendari via the Trans Sulawesi, which connects Provinces of Southeast and Central Sulawesi to arrive at 3 alternative docks to Labengki Islands, namely: Sawa Beach Resort Dock Matanggonawe Village of Sawa District takes about 1.5 hours; Tinobu Dock is located in Tinobu Sub-District of Lasolo District takes about 2- 2.5 hours; and Molawe Dock in Molawe Sub-District of Molawe District takes only about 15 minutes from Tinobu Sub-District of Lasolo District. Travelers can continue to use motor boats belonging to local fishers, or rent a speed-boat, which generally reached 2-3 hours if using a local motor boat and about 1 - 1.5 hours by speed-boat to arrive on Labengki Islands.

 

Maritime tourism in Labengki Island is certainly suitable for tourists who love adventure. Most tourists give a surname to Labengki Island as a ‘New Paradise of Tourism Destinations in Southeast Sulawesi Province’.

bottom of page